Showing posts with label dead sea. Show all posts
Showing posts with label dead sea. Show all posts

Tuesday, May 30, 2017

Jordan : Sufra Restaurant

Trying local food is one of a MUST thing TO DO when visiting other country. Because, experiencing the food cooked by local chefs using local ingredients is something we will hardly find in our own country. Since foreign restaurants mostly adjusting the taste so that it wont be too surprising for our tongues and sometimes being too far with its original tastes.

Knowing which restaurants that are recommended to visit is an advantage because we wont be wasting our time asking or deciding where to eat or what to eat. So, research from web or other sources like people who went there already or lived there are good too. It is really good being prepared. Because surprises aren't always good :D

From my last trip to Jordan, Sufra Restaurant was the first restaurant our group visited. However, this was also a restaurant that stays really well in my mind. 

Since we had arrived really late at night, so we went directly to the Hotel and had breakfast in the Hotel as well. And then we had our first lunch here. This restaurant is located in Amman. Exactly in Rainbow Street, an area which mostly crowded at night since there are so many restaurants around. 


The entrant is really beautiful, because it doesn't look like a restaurant. It looks more like a beautiful classic house with pink flowers around. 


While entering the restaurant, there will be a glass room which is again .. so pretty.


The next room is cashier or transaction room in which it has seating areas that has another type of design with its unpainted wall that are covered with wall decorations that made it looks like living room.


Each tables are already set. The used of random colors of plates in the table creates 'homey' feeling. The foods are various. From appetizers, main course, and desserts. I can remember I try almost everything and it tasted great, especially the freshly-made bread. 




Going further inside the restaurant, we will find that the ambiance inside is different in each corner.



In the next room, we will find semi-outdoor area that gives different view of the city. Also, we could see the bread baking LIVE :D




For those who loves eating healthy food, would pretty much loves Jordanian's food, since salads and many kind of vegetables mixed would always be there (I don't know its Arab's name because there are too many types). I should admit that I felt really healthy when I was in Jordan. 

Oh, the portion are quite big for me but luckily we were sharing the foods (translation: makan tengah) thus I was saved. 

Though it is somewhat different from Saudi Arabian's food, I found it tasty. For my Indonesian tongue, I could accepted it very well because I ate a lot. So it was great. Also, from the pictures I uploaded, I'm sure you will agree that this restaurant is instagrammable. I DID NOT edit nor give filter to any of the pictures, so it is obvious rite. 

To conclude, foods are great, comfortable, and very instagrammable. That's why I would  recommend you to visit this restaurant :)

Wednesday, May 17, 2017

Jordan Penuh Kejutan



Jordan atau The Hashemite Kingdom of Jordan, adalah sebuah kerajaan Arab yang berada di Asia Barat, Secara geografis, Jordan berbatasan dengan :

Gambar terkait
source : google.com
  • Timur : Saudi Arabia
  • Selatan : Saudi Arabia
  • Timur laut : Iraq
  • Utara : Syria
  • Barat : Israel, Palestine, dan Dead Sea
  • Ujung Barat Daya : Red Sea
Secara lokasi, karna berbatasan darat dengan banyak negara, tidak heran jika Jordan menjadi salah satu negara yang memiliki kekayaan sejarah karena banyaknya penjelajah maupun pedagang yang berpergian melalui negara ini. Lokasinya yang juga berada di intersection dari Asia, Afrika, dan Eropa, menjadikan negara ini salah satu lokasi segi tiga emas rute perdagangan sejak dulu.

Banyaknya sejarah dan peninggalan dari masa lalu, membuat Jordan menjadi kota yang terbuka. Meskipun ini adalah negara Arab, ambiencenya sangat berbeda sekali jika dibandingkan dengan Saudi Arabia. Bagaimanapun, keduanya memiliki daya pikat tersendiri. Untuk kita orang Indonesia, berada di Jordan akan sangat nyaman karena orang Jordan juga terkenal dengan keramahannya. Akan banyak sapaan 'ahlan wa sahlan in Jordan' (= Selamat datang di Jordan) dimanapun kamu berada.

Meskipun baru pertama kali pergi ke Jordan, Alhamdulillah komunikasi saya tidak terkendala sama sekali, karna mereka sangat bisa diajak berbicara dengan Bahasa Inggris dan saya paham Bahasa Arab suayya-suayya (sedikit-sedikit). Tour guidenya pun banyak yang sudah bisa berkomunikasi Bahasa Indonesia karna banyak dari tour guide disana telah mengambil kelas Bahasa Indonesia di Indonesia (YES, pengurus wisata disana atau JTB atau Jordan Tourism Board sangat serius dalam membangun pariwisatanya). Oh ya, satu lagi, karna mata uang JD atau JOD (Jordan Dinar) agak susah ditemukan di Indonesia, kita tidak perlu repot untuk cari money changer di Indonesia yang menyediakan mata uang tersebut. Kita hanya perlu bawa USD jika kita ingin berbelanja disana. Kita bisa tukarkan di money changer terdekat atau di bank. Namun sebenarnya tidak usah repot-repot karna mereka juga menerima pembayaran dengan USD. Di toko-toko yang ramai dikunjungi turis juga biasanya sudah menyediakan layanan gesek debit maupun CC (credit card), yang paling banyak ditemui adalah Visa. Jadi, tidak perlu khawatir kalau kehabisan cash karna bahkan di beberapa toko, mereka menerima semua jenis uang dari USD, EORO, hingga ke IDR Rupiah (RP) :D

Tapi yang perlu diingat adalah...... waspada untuk jangan kalap. Karna kecilnya nominal JD, membuat kita berhalusinasi seolah harganya murah. Namun kalau di convert, lumayan juga hehe. Tapi ada beberapa hal yang memang murah disana terutama yang handmade, sangat menggoda sekali untuk dibawa pulang semua. 

Untuk cuaca, bulan Mei, saat saya kesana, cuacanya cenderung sangat kondusif untuk jalan-jalan, karena banyak dari wisata disana adalah wisata alam, dimana kita akan banyak berada di luar ruangan. Suhu udara saat itu cenderung dingin. Meskipun terik, angin yang berhembus sangat sejuk. Sehingga kita tidak akan keringetan ataupun merasa gerah seperti saat di Jakarta di siang bolong. Tapi waspada yaa, jadi membuat kita ngga sadar kalau kita sudah iteman juga. Oh ya, itu juga dikarenakan iklim Indonesia yang lembab dan Jordan yang cenderung kering. Namun, kita harus banyak-banyak minum, menggunakan sunblock, dan body lotion, karena kulit kita bisa terasa sangat perih terkadang atau gatal karena kulit tidak kuat di cuaca kering. Seperti yang saya rasakan, di hari-hari akhir, saya merasa kulit saya sangat gatal karena kering dan luka karna saya garuk, padahal saya sudah pakai body lotion dan sunblock. Mungkin karena kulit saya memang cenderung kering, jadi efeknya seperti itu, dan bodohnya saya lupa bawa vaseline baby maupun olive oil yang saya biasa gunakan untuk melembabkan kulit. Tapi overall cuacanya tidak extreme atau sangat pas digunakan untuk jalan-jalan bulan-bulan ini. 

Satu lagi, jangan lupa bawa jaket hangat atau sweater, karena di daerah tertentu seperti Petra dan Amman, terkadang suka menjadi sangat dingin di malam hari. 

Untuk makanan, selama disana saya pergi ke berbagai restoran yang menyediakan berbagai makanan khas. Istilahnya, ngapain jauh-jauh ke Jordan kalau ujung-ujungnya makan makanan Padang lagi. Jadi, di puas-puasin dulu menjelajah cita rasa yang ada di Jordan. Disana cenderung memiliki 3 tahap saat makan, yaitu pembuka, main course, dan dessert. Selalu. Jadi, untuk saya yang memang makannya sedikit tapi sering, agak-agak kaget di awal karena saya jadi tidak ngemil sama sekali (karena efek kekenyangan juga sih). Jenis makanannya sama seperti makanan Arab pada umumnya. Sedikit mirip Libanon, Arab Saudi, dan negara Arab lainnya. Kalau rasa, memang makanan Padang is the best yaa untuk lidah kita. Tapi, rasa Arab ini sangat worth to try. Oya, main course nya mostly daging (either a whole big fish, meat, lamb, or chicken) yang pasti daging pasti akan selalu ada. Yang ngga selalu ada adalah NASI :D eh tapi roti lebarnya enak kok. Saya lupa nama rotinya, tapi enak kok di cowel-cowel ke humus berbagai rasa. 

Selama disana, saya merasa makanan yang saya makan sangat sangat sangat sehat sekali. Kenapa? Karena di setiap makan selalu ada salad berbagai rasa (saya kurang hapal nama-namanya), buah zaitun khas olahan disana, dan minyak zaitun. Daaaaan, orang disana sangat ramah, sehingga sangat tidak enak sekali ketika menolak apa yang mereka tawarkan. Jadi selalu siapkan perut kosong kalian karena porsi mereka juga sangat besar haha.

Masih ada banyak hal indah yang ternyata ada di Jordan dan tidak banyak orang tahu tentang itu. Jadi disini saya berusaha untuk share sedikit demi sedikit. Untuk tujuan wisata dan restoran-restoran rekomendasi saya yang sudah saya kunjungi, akan saya opload di tulisan terpisah yaa karna akan terlalu panjang kalau saya tuliskan semuanya disini.

Sampai jumpa di cerita saya berikutnya :)

#Jordan2017